1. Masuk ke pengaturan BIOS pada sistem.
2. Klik "Boot" -> masuk ke pengaturan "Boot Option #1" -> Pilih perangkat yang tepat.
Sebagai contoh, Pada gambar dibawah mengatur USB disk sebagai perangkat booting pertama.
3. Masuk ke pengaturan "Boot Option #2" -> Pilih perangkat yang tepat.
Sebagai contoh, Pada gambar dibawah mengatur HDD sebagai perangkat booting kedua.
4. Klik [Save & Exit] -> pilih [Save Changes and Exit] -> tekan "Enter" untuk menyimpan pengaturan.
5. Sistem akan menyala ulang secara otomatis dan akan booting dari perangkat pada langkah 4.







0 comments:
Post a Comment